Smart Meter membantu pengelola gedung memantau pemakaian listrik secara lebih teratur dan cepat. Sistem ini membaca konsumsi energi dari berbagai titik di gedung. Setelah itu, data dikirim ke platform monitoring secara otomatis. Karena itu, tim operasional tidak harus selalu mencatat meter secara manual. Selain listrik, sistem juga dapat dikembangkan untuk memantau air dan gas. Dengan cara ini, pengelolaan utilitas gedung menjadi lebih terpusat.
Mengapa Pemakaian Listrik Gedung Perlu Dipantau?
Gedung perkantoran menggunakan listrik untuk banyak kebutuhan. Contohnya adalah AC, lift, lampu, komputer, server, pompa, dan fasilitas umum. Selain itu, setiap lantai dapat memiliki pola pemakaian yang berbeda. Tanpa data yang jelas, pengelola akan sulit menemukan area dengan konsumsi tinggi. Oleh sebab itu, Smart Meter dapat dipasang pada beberapa titik penting. Data tersebut membantu pengelola melihat penggunaan listrik secara lebih detail.
Cara Kerja Smart Meter di Gedung Perkantoran
Smart Meter membaca data energi dari panel atau titik yang telah ditentukan. Selanjutnya, data dikirim melalui jaringan komunikasi menuju gateway atau cloud. Informasi tersebut lalu ditampilkan pada dashboard. Dengan demikian, tim gedung dapat memantau konsumsi tanpa mendatangi setiap panel. Platform Meterin juga dapat mengelola data meter listrik, air, dan gas dalam satu sistem berbasis cloud. (Solusi Meter Pintar)
Monitoring Listrik Berdasarkan Lantai
Setiap lantai kantor dapat memiliki tingkat konsumsi listrik yang berbeda. Misalnya, satu lantai digunakan oleh banyak karyawan, sedangkan lantai lain memiliki aktivitas lebih rendah. Karena itu, Smart Meter dapat digunakan untuk melakukan sub-metering per lantai. Pengelola kemudian dapat membandingkan data konsumsi antararea. Selain itu, informasi tersebut membantu tim melihat perubahan pemakaian dari hari ke hari.
Smart Meter untuk Monitoring Setiap Tenant
Gedung perkantoran sering digunakan oleh banyak tenant. Oleh sebab itu, pencatatan konsumsi setiap penyewa perlu dilakukan dengan baik. Smart Meter dapat membantu mengukur pemakaian listrik pada masing-masing tenant. Setelah itu, data dapat disimpan sebagai histori penggunaan. Dengan cara ini, pengelola memiliki data yang lebih rapi untuk kebutuhan laporan dan billing. Tenant juga dapat memperoleh informasi konsumsi berdasarkan titik meter yang telah ditentukan.
Mengontrol Pemakaian AC dan HVAC
Sistem AC dan HVAC dapat menjadi salah satu pengguna energi terbesar di gedung. Karena itu, konsumsi listriknya perlu dipantau secara rutin. Smart Meter dapat ditempatkan pada panel yang melayani chiller, AHU, pompa, atau sistem pendingin lainnya. Selanjutnya, data dapat dibandingkan berdasarkan jam kerja. Jika konsumsi tetap tinggi setelah kantor tutup, tim dapat melakukan pemeriksaan. Dengan demikian, penggunaan energi dapat diawasi dengan lebih baik.
Monitoring Listrik di Luar Jam Operasional
Pemakaian listrik tidak selalu berhenti setelah jam kerja selesai. Server, lampu tertentu, sistem keamanan, dan beberapa mesin tetap dapat beroperasi. Namun, konsumsi yang terlalu tinggi perlu diperiksa. Dengan Smart Meter, pengelola dapat melihat pola penggunaan pada malam hari atau akhir pekan. Selain itu, histori data membantu membandingkan kondisi normal dengan perubahan yang terjadi. Karena itu, pemeriksaan dapat dilakukan lebih terarah.
Membantu Menemukan Konsumsi yang Tidak Normal
Kenaikan konsumsi listrik bisa terjadi karena banyak faktor. Misalnya, ada peralatan yang terus menyala atau terdapat perubahan jadwal operasional. Smart Meter membantu menunjukkan kapan kenaikan tersebut mulai terjadi. Selanjutnya, tim dapat memeriksa area terkait. Platform Meterin juga menyediakan monitoring, histori data, laporan, serta fungsi untuk membantu membaca data yang tidak normal. (Solusi Meter Pintar)
Dashboard Membantu Monitoring Secara Terpusat
Dashboard membuat data meter lebih mudah dipahami. Tim operasional dapat melihat grafik, histori, dan kondisi meter dari satu sistem. Selain itu, data dari beberapa lantai dapat dibandingkan tanpa membuka banyak catatan. Meterin menghubungkan perangkat meter, sensor, gateway, dan jaringan komunikasi ke dalam platform terpusat. Karena itu, sistem dapat digunakan untuk gedung komersial dan pengelolaan properti. (Solusi Meter Pintar)
Smart Meter Membantu Program Hemat Energi
Program hemat energi membutuhkan data sebelum dan sesudah perubahan dilakukan. Misalnya, gedung mengganti lampu, mengubah jadwal AC, atau mengatur penggunaan lift. Setelah itu, data Smart Meter dapat digunakan untuk melihat perubahan konsumsi. Dengan demikian, pengelola dapat menilai hasil program berdasarkan data. Selain itu, langkah berikutnya dapat ditentukan dengan lebih tepat.
Monitoring Air sebagai Bagian dari Utilitas Gedung
Gedung perkantoran tidak hanya menggunakan listrik. Air juga dibutuhkan untuk toilet, pantry, kantin, area kebersihan, dan fasilitas lainnya. Oleh sebab itu, monitoring air dapat digabungkan dengan sistem Smart Meter. Data listrik dan air kemudian dapat dikelola dari sistem yang lebih terpusat. Dengan cara ini, pengelola memperoleh gambaran utilitas gedung yang lebih lengkap.
Produk Smart Water untuk Gedung Perkantoran
Microthings menyediakan perangkat Smart Water yang dapat melengkapi sistem monitoring gedung. Produk dapat dipasang pada titik tertentu sesuai ukuran pipa dan kebutuhan monitoring. Selain itu, data air dapat dikirim menuju sistem pusat melalui jaringan IoT. Dua produk yang sesuai untuk gedung adalah Smart Multi-jet Water Meter Non Valve dan Remote IoT Prepaid AMI Smart Water Meter.
Smart Multi-jet Water Meter Non Valve
Smart Multi-jet Water Meter Non Valve – Microthings cocok untuk monitoring konsumsi air tanpa fungsi buka dan tutup valve dari jarak jauh. Produk tersedia dalam ukuran DN15 sampai DN40. Selain itu, meter mendukung LoRaWAN, NB-IoT, GPRS, 4G, WiFi, dan RS485. Karena itu, perangkat dapat digunakan untuk pembacaan meter jarak jauh pada gedung, tenant, dan area utilitas. Data juga dapat dihubungkan ke platform METERIN untuk monitoring dan laporan. (Solusi Pintar untuk Industri Otomasi)
Remote IoT Prepaid AMI Smart Water Meter
Remote IoT Prepaid AMI Smart Water Meter – Microthings dapat digunakan pada gedung yang membutuhkan monitoring air dengan fitur yang lebih lengkap. Produk tersedia dalam ukuran DN15, DN20, dan DN25. Selain remote meter reading, perangkat mendukung kontrol valve serta mode prepaid dan postpaid. Karena itu, produk dapat digunakan pada area tenant yang membutuhkan pencatatan dan billing berdasarkan konsumsi. Meter juga mendukung GPRS, NB-IoT, dan LoRaWAN. (Solusi Pintar untuk Industri Otomasi)
Manfaat Smart Water Meter bagi Pengelola Gedung
Smart Water Meter membantu mengurangi pembacaan meter secara manual. Selain itu, pengelola dapat melihat histori konsumsi air dari setiap titik yang terhubung. Data tersebut berguna untuk membandingkan pemakaian antararea. Jika konsumsi meningkat secara tidak biasa, tim dapat melakukan pemeriksaan lebih awal. Dengan demikian, monitoring air dapat berjalan bersama dengan monitoring energi.
Menggabungkan Monitoring Listrik dan Air
Pengelolaan utilitas akan lebih mudah jika data listrik dan air berada dalam satu sistem. Smart Meter listrik dapat memantau konsumsi energi. Sementara itu, Smart Water Meter mengukur penggunaan air. Selanjutnya, data tersebut dapat dikirim ke platform cloud. Meterin dirancang untuk mengelola meter air, gas, serta energi listrik secara terpusat. Karena itu, pengelola gedung dapat membangun sistem secara bertahap sesuai kebutuhan. (Solusi Meter Pintar)
Membantu Penyusunan Laporan Utilitas
Laporan utilitas dibutuhkan untuk melihat pemakaian gedung dalam periode tertentu. Jika data masih dicatat manual, proses pembuatan laporan akan memakan lebih banyak waktu. Sebaliknya, Smart Meter dapat menyimpan histori data secara digital. Pengelola kemudian dapat membandingkan penggunaan harian, mingguan, atau bulanan. Selain itu, laporan dapat membantu manajemen menentukan langkah efisiensi berikutnya.
Strategi Penerapan Smart Meter di Gedung
Penerapan Smart Meter dapat dimulai dari titik yang paling penting. Pertama, pengelola dapat memasang meter pada panel listrik utama. Kemudian, sub-meter dapat ditambahkan pada lantai, tenant, HVAC, atau fasilitas tertentu. Setelah itu, sistem dapat diperluas menuju Smart Water Meter dan meter utilitas lainnya. Dengan cara ini, investasi dapat dilakukan secara bertahap. Selain itu, sistem lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan gedung.
Smart Meter sebagai Pendukung Smart Building
Konsep Smart Building membutuhkan data dari berbagai fasilitas gedung. Oleh sebab itu, Smart Meter menjadi salah satu bagian penting dalam proses digitalisasi. Sistem membantu menyediakan data listrik dan utilitas secara berkala. Selain itu, data dapat dipadukan dengan sensor, IoT Gateway, dan platform cloud. Dengan demikian, pengelola dapat memahami kondisi gedung melalui informasi yang lebih terstruktur.
Kelola Pemakaian Listrik Gedung Bersama Meterin
Meterin menghadirkan solusi Smart Meter dan Utility Management untuk membantu gedung memantau listrik, air, dan gas secara terpusat. Sistem menghubungkan perangkat meter, jaringan IoT, cloud, dan dashboard untuk mendukung monitoring serta analisis data. Selain itu, platform dapat digunakan untuk gedung komersial, properti, dan fasilitas dengan banyak titik meter. (Solusi Meter Pintar) Kunjungi Meterin.id untuk mengetahui solusi Smart Meter yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan gedung perkantoran Anda.

