Product and Solution

Smart Meter sebagai Pendukung Efisiensi Utilitas di Data Center

Smart Meter sebagai Pendukung Efisiensi Utilitas di Data Center

Smart Meter membantu pengelola data center memantau penggunaan listrik dan utilitas secara lebih terukur. Data center membutuhkan energi untuk server, jaringan, UPS, pendingin, pompa, dan fasilitas pendukung. Karena itu, konsumsi perlu dipantau secara rutin. Smart Meter dapat mengirim data menuju platform monitoring secara otomatis. Selain itu, data dapat disimpan sebagai histori. Dengan cara ini, tim fasilitas memiliki informasi yang lebih jelas saat melakukan evaluasi efisiensi.

Mengapa Data Center Membutuhkan Smart Meter?

Data center beroperasi selama 24 jam dan membutuhkan pasokan energi yang stabil. Server menjadi beban utama, tetapi sistem pendingin juga memakai energi dalam jumlah besar. Oleh sebab itu, pengelola perlu melihat penggunaan listrik dari beberapa titik. Smart Meter dapat ditempatkan pada panel utama, UPS, cooling system, atau fasilitas lain. Setelah itu, data dapat dibandingkan berdasarkan waktu. Dengan demikian, perubahan konsumsi lebih mudah diketahui.

Cara Kerja Smart Meter di Data Center

Smart Meter membaca parameter energi dari titik yang sudah ditentukan. Selanjutnya, data dikirim melalui jaringan komunikasi menuju gateway atau cloud. Informasi tersebut lalu tampil pada dashboard. Karena itu, tim tidak harus mencatat setiap meter secara manual. Selain itu, histori data dapat digunakan untuk membandingkan konsumsi harian atau bulanan. Proses monitoring pun menjadi lebih praktis.

Smart Meter untuk Monitoring Panel Utama

Panel utama menjadi salah satu titik penting dalam sistem listrik data center. Karena itu, Smart Meter dapat digunakan untuk mengetahui total energi yang masuk ke fasilitas. Data tersebut kemudian menjadi acuan untuk membandingkan penggunaan pada area lain. Selain itu, pengelola dapat melihat perubahan beban dari waktu ke waktu. Dengan cara ini, kondisi konsumsi energi dapat dipantau secara lebih teratur.

Monitoring Energi pada UPS

UPS membantu menjaga perangkat tetap mendapat suplai listrik saat terjadi gangguan. Namun, sistem ini juga memiliki penggunaan energi sendiri. Oleh sebab itu, Smart Meter dapat digunakan untuk memantau jalur yang terhubung dengan UPS. Data dapat dibandingkan antara sisi input dan beban sesuai desain sistem. Selain itu, histori membantu tim melihat perubahan pola konsumsi. Dengan demikian, evaluasi dapat dilakukan berdasarkan data.

Smart Meter untuk Monitoring Cooling System

Pendingin menjadi bagian penting dalam operasional data center. Chiller, CRAC, CRAH, pompa, dan cooling tower membutuhkan energi untuk menjaga suhu ruangan. Karena itu, Smart Meter dapat ditempatkan pada panel sistem pendingin. Setelah itu, data dapat dibandingkan dengan beban IT atau jam operasional. Jika konsumsi berubah secara tidak biasa, tim dapat melakukan pemeriksaan. Dengan cara ini, penggunaan energi pendingin lebih mudah dievaluasi.

Monitoring Energi Berdasarkan Area

Data center dapat dibagi menjadi beberapa ruang atau zona. Setiap area dapat memiliki beban perangkat yang berbeda. Karena itu, Smart Meter dapat digunakan sebagai sub-meter pada area tertentu. Selanjutnya, data konsumsi dapat dibandingkan antarzona. Selain itu, pengelola dapat melihat perubahan setelah penambahan perangkat. Informasi ini membantu tim memahami kebutuhan energi dari setiap bagian fasilitas.

Membantu Menemukan Konsumsi Tidak Normal

Kenaikan konsumsi energi tidak selalu menunjukkan adanya masalah. Namun, perubahan yang besar perlu diperiksa lebih lanjut. Smart Meter membantu menunjukkan kapan kenaikan mulai terjadi. Setelah itu, tim dapat membandingkan data dengan aktivitas server atau sistem pendingin. Selain itu, histori memudahkan proses pengecekan. Dengan demikian, pemeriksaan dapat diarahkan pada area yang lebih tepat.

Monitoring Air sebagai Bagian dari Utilitas Data Center

Beberapa data center menggunakan air pada cooling tower, chilled water system, atau sistem pendingin lainnya. Karena itu, air juga perlu dipantau sebagai bagian dari utilitas. Smart Water Meter dapat mencatat volume air pada jalur utama atau cabang tertentu. Selain itu, data dapat dibandingkan dengan penggunaan energi sistem pendingin. Dengan cara ini, pengelola memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kebutuhan utilitas.

Smart Water Meter untuk Sistem Pendingin Data Center

Microthings menyediakan beberapa produk Smart Water yang dapat digunakan sesuai kebutuhan jaringan air. Untuk jalur utama dengan debit besar, Smart Large Diameter Water Meter dapat menjadi pilihan. Sementara itu, Ultrasonic Water Meter RS485 dapat digunakan pada jalur yang lebih kecil dan membutuhkan pembacaan digital. Karena itu, kedua perangkat dapat ditempatkan pada bagian sistem yang berbeda. Pemilihan tetap perlu menyesuaikan ukuran pipa, debit, suhu, dan desain instalasi.

Smart Large Diameter Water Meter

Smart Large Diameter Water Meter – Microthings merupakan meter air pintar untuk jaringan pipa berdiameter besar. Produk ini mendukung remote reading, pengumpulan data, pelaporan aktif, dan alarm gangguan. Selain itu, perangkat dapat mengirim data melalui beberapa pilihan jaringan. Karena itu, meter cocok untuk jalur utama air pada fasilitas dengan kebutuhan debit tinggi. Dalam data center, perangkat dapat dipertimbangkan pada jalur cooling water atau make-up water sesuai desain sistem.

Spesifikasi Smart Large Diameter Water Meter

Smart Large Diameter Water Meter tersedia dalam ukuran DN50, DN65, DN80, DN100, DN150, DN200, DN250, dan DN300. Perangkat mendukung komunikasi LoRaWAN, NB-IoT, GPRS, 4G, WiFi, dan RS485. Material utamanya menggunakan carbon steel dengan desain tahan air. Selain itu, perangkat memakai layar LCD 8-bit dan baterai ER34615 3,6V 19000mAh. Masa pakai baterai dapat melebihi enam tahun tergantung konfigurasi. Tekanan kerja maksimumnya mencapai 1,6 MPa dengan kelas akurasi Class B. Suhu kerja mendukung 0–30°C untuk air dingin dan hingga 90°C untuk air panas. Pada aliran normal Q3, kapasitasnya mulai sekitar 25 m³/jam pada DN50 hingga 1.000 m³/jam pada DN300.

Manfaat Smart Large Diameter Water Meter untuk Data Center

Smart Large Diameter Water Meter membantu tim melihat jumlah air yang mengalir melalui jalur utama. Setelah itu, data dapat dibandingkan dengan konsumsi pada cabang yang lebih kecil. Selain itu, fungsi remote reading mengurangi kebutuhan pencatatan langsung di ruang utilitas. Data historis juga dapat digunakan untuk melihat perubahan konsumsi. Dengan demikian, pengelola dapat memantau kebutuhan air pada sistem pendingin secara lebih teratur.

Ultrasonic Water Meter RS485

Ultrasonic Water Meter RS485 – Microthings merupakan smart water meter dengan teknologi ultrasonik. Perangkat tidak memakai bagian pengukur mekanis yang bergerak. Selain itu, meter mempunyai fungsi remote reading dan kontrol valve. Produk juga mendukung deteksi aliran kecil serta indikasi kebocoran. Karena itu, meter dapat digunakan pada cabang jaringan air yang membutuhkan monitoring lebih detail.

Spesifikasi Ultrasonic Water Meter RS485

Ultrasonic Water Meter RS485 tersedia dalam ukuran DN15, DN20, dan DN25. Sistem pengukurannya memakai teknologi ultrasonik dengan range ratio R250 atau R400. Perangkat mendukung LoRaWAN, NB-IoT, 4G, GPRS, dan RS485. Selain itu, tersedia fitur valve control, drip metering, leakage detection, infrared support, dan low pressure loss. Proteksi perangkat mencapai IP68, sedangkan material shell menggunakan ABS yang tahan korosi. Masa pakai baterai dapat mencapai sekitar 8 tahun, tergantung jaringan dan interval pengiriman. Perangkat juga dapat terhubung dengan data center atau cloud platform untuk monitoring jarak jauh.

Manfaat Ultrasonic Water Meter untuk Monitoring Pendingin

Ultrasonic Water Meter membantu membaca konsumsi pada jalur air yang lebih kecil. Selain itu, fitur drip metering membantu membaca aliran rendah. Leakage detection juga dapat memberikan informasi awal saat pola aliran perlu diperiksa. Setelah itu, tim dapat melakukan pemeriksaan langsung pada instalasi. Karena sistem pengukurannya tanpa bagian bergerak, kebutuhan perawatan mekanis juga dapat lebih rendah.

Monitoring Jalur Utama dan Cabang Secara Bersamaan

Data center dapat menggunakan beberapa tingkat pengukuran air. Smart Large Diameter Water Meter ditempatkan pada jalur utama. Sementara itu, Ultrasonic Water Meter dapat digunakan pada cabang yang lebih kecil. Setelah itu, data dari kedua titik dapat dibandingkan. Karena itu, tim dapat melihat distribusi air secara lebih detail. Sistem ini juga membantu membuat histori penggunaan berdasarkan area.

Menghubungkan Data Air dan Energi

Monitoring akan lebih berguna jika data listrik dan air dianalisis bersama. Smart Meter listrik menunjukkan penggunaan energi pada cooling system. Sementara itu, Smart Water Meter menunjukkan jumlah air yang digunakan. Setelah itu, kedua data dapat dibandingkan berdasarkan periode yang sama. Dengan cara ini, tim dapat melihat hubungan antara kebutuhan pendinginan dan konsumsi utilitas.

Mendukung Evaluasi Efisiensi Pendinginan

Perubahan sistem pendingin perlu diukur agar hasilnya dapat diketahui. Misalnya, tim mengubah jadwal chiller atau pengaturan pompa. Setelah itu, data energi dan air dapat dibandingkan dengan periode sebelumnya. Selain itu, pengelola dapat melihat apakah kebutuhan utilitas ikut berubah. Karena itu, Smart Meter membantu proses evaluasi menjadi lebih berbasis data.

Membantu Monitoring Setelah Penambahan Server

Penambahan rack atau server dapat meningkatkan kebutuhan energi dan pendinginan. Oleh sebab itu, konsumsi perlu dibandingkan sebelum dan sesudah perubahan. Smart Meter membantu menyediakan data tersebut. Selain itu, data air dapat menunjukkan perubahan kebutuhan cooling system. Dengan demikian, tim memiliki dasar yang lebih jelas saat merencanakan kapasitas utilitas berikutnya.

Membantu Penyusunan Laporan Utilitas

Laporan utilitas diperlukan untuk melihat perkembangan penggunaan energi dan air. Jika data dicatat secara manual, proses pengumpulan dapat membutuhkan waktu lebih lama. Sebaliknya, Smart Meter menyimpan data secara digital. Setelah itu, informasi dapat digunakan untuk laporan harian atau bulanan. Selain itu, tren penggunaan lebih mudah dibandingkan. Dengan demikian, proses evaluasi menjadi lebih rapi.

Integrasi Smart Meter dengan IoT Gateway

Banyak perangkat berada di ruang dan area yang berbeda. Karena itu, sistem komunikasi harus disesuaikan dengan kondisi fasilitas. Meter dapat menggunakan RS485, LoRaWAN, NB-IoT, 4G, atau jaringan lain. Selanjutnya, IoT Gateway meneruskan data menuju cloud. Dengan cara ini, banyak titik meter dapat dikelola dalam satu sistem. Selain itu, jumlah perangkat dapat ditambah saat kebutuhan monitoring berkembang.

Dashboard untuk Tim Data Center

Dashboard membantu tim melihat konsumsi dari banyak titik tanpa berpindah tempat. Data dapat ditampilkan berdasarkan meter, area, atau periode tertentu. Selain itu, grafik membantu pengguna membaca perubahan dengan lebih cepat. Jika konsumsi naik, tim dapat melihat histori sebelum melakukan pemeriksaan. Karena itu, dashboard menjadi bagian penting dalam sistem Smart Meter untuk data center.

Smart Meter sebagai Pendukung Efisiensi Utilitas

Efisiensi utilitas membutuhkan data yang konsisten. Smart Meter menyediakan informasi tentang penggunaan energi dari berbagai area. Sementara itu, Smart Water Meter melengkapi data pada sistem pendinginan berbasis air. Setelah data terkumpul, pengelola dapat membandingkan kondisi antarperiode. Dengan demikian, keputusan tidak hanya berdasarkan perkiraan. Langkah efisiensi dapat disusun berdasarkan data yang tersedia.

Bangun Monitoring Utilitas Data Center Bersama Meterin

Meterin menghadirkan solusi Smart Metering dan Utility Management untuk menghubungkan meter energi, air, dan gas dengan konektivitas IoT, cloud, serta dashboard. Sistem dapat membantu pengelola memantau histori penggunaan, membuat laporan, dan melihat perubahan konsumsi dari berbagai titik. Selain itu, pendekatan terpusat membuat pengelolaan utilitas lebih mudah dikembangkan. Karena itu, solusi ini dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan monitoring data center yang terus bertambah.

Write A Comment